Image Hosting by PictureTrail.com
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified Image Hosting by PictureTrail.com

Kamis, 15 Oktober 2009

Berfikir Seperti Seorang Hamba atau Pelayan


Pelayan berasal dari pikiran kita, untuk menjadi seorang pelayan atau hamba dibutuhkan perubahan mental, atau perubahan didalam sikap kita.
Raja Amazia kehilangan perkenaan Allah karena ia melakukan apa yang benar dimata Tuhan, hanya tidak dengan sepenuh hati. (2Taw 25:2) pelayan sejati melayaniAllah dengan cara berfikir yang mengandung lima sikap:
1. Pelayan lebih banyak berfikir orang lain, dari pada diri sendiri. Pelayan lebih mengutamakan orang laindari pada dir sendiri, itulah kerendahan hati sejati. jikalau pelayan berhenti berfokus pada kebutuhan sendiri, seorang pelayan akan sadar tentang kebutuhan-kebutuhan orang lain.Yesus telah mengosongkan dirinya dan mengambil rupa seorang hamba (Flp 2:7) kapan kita terakhir kali mengosongkan diri sendiri demi kebaikan orang lain? Banyak pelayan, melayani hanya untuk dirinya sendiri, melayani supaya disenangi oang lain, atau dikagumi orang lain. Ada juga pelayan yang dipakai sebagai tawar-menawar dengan Allah. "saya akan melakukan ini bagiMu, jika Engkau melakukan sesuatu untukku.Itu bukan pelayanan, tetapi manipulasi.
2. Pelayan berfikir seperti penatalayan, bukan pemilik. Tuhan yang empunya segala sesuatu, seorang hamba/pelayan hanya diberi kepercaan untuk mengelola dengan baik, yang dituntut kepada seorang pelayan adalah mereka dapat dipercaya (Mat 25:23) sebagai contoh, uang. Untuk menjadi seorang pelayan/hamba kita harus menyelesaikan masalah keuangan kita terlebih dahulu. Karena uang memliki potensi besar untuk menggantikan Allah dalam kehidupan kita, (Luk 16:13) oleh sebab itu jika uang menjadi tuan kita, maka kita akan menjadi budaknya.
3. Pelayan berfikir tentang pekerjaan mereka, bukan apa yang dikerjakan orang lain. Mereka tidak membandingkan, mengkritik, atau bersaing dengan pelayan lain. Mereka tidak ada waktu untuk memikirkan kekurangan pelayanan orang lain, tidak ada tempat bagi iri hati yang pici diantara pelayan, ketika Marta mengeluh kepada Yesus, bahwa Maria tidak membantu bekerja, Marta telah kehilangan hati pelayan dalam dirinya. Karena pelayan sejati tidak mengeluh karena ketidak adilan (Rom 14:4)
4. Pelayan memikirkan pelayanan sebagai kesmpatan. Seorang pelayan dengan senang hati menolong orang lain. Memenuhi kebutuhan-kebutuhan dan mengerjakan pelayanan dengan sukacita, mengapa harus dengan sukacita? Karena kita mengasihi Tuhan, dan karena ini kesempatan yang Tuhan berikan dalam kehidupan kita, kita harus tahu bahwa melayani merupakan pemanfaatan kehidupan yang tertinggi.
5. Pelayan mendasarkan identitas mereka dalam Kristus. Seorang pelayan hendaknya menaruh identitasnya didalam Kristus, hanya orang yang percaya diri yang bisa melayani. Orang yang tidak percaya diri, selalu kawatir tentang bagaimana mereka melihat orang lain. Oleh karena itu mereka bersembunyi dibawah keangkuhan dan kepura-puraan, sehingga seorang pelayan tidak perlu menutupi dirinya dengan piagam-piagam dan penghargaan untuk membuktikan pelayanan mereka. Sehingga para pelayan menjadi paham bahwa, simbol-simbol status itu tidak perlu, dan tidak perlu mengukur nilai mereka dengan keberhasilan mereka

Sebab bukan orang memuji diri yang tahan uji, melainkan orang yang dipuji Tuhan (2 Kor 10:18)

Majelis GKNF
Image Hosting by PictureTrail.com
  • Edisi (Juni) 2009.
Pentakosta "Melahirkan"Komunitas Tanpa Batas. (Oleh Bakhoh Jatmiko, M.Th)
  • Edisi (Juli) 2009.
PILPRES ( Pemilihan Presiden ) 2009 (Oleh Pdt. DR. Stephanus Hartoyo)
  • Edisi (Agustus) 2009.
Kristus Adalah Sumber Kemerdekaan Sejati (Oleh Drs. Sudarmo, M.A.)
  • Edisi (September) 2009.
Berfikir Seperti Seorang Hamba atau Pelayan (Oleh Majelis GKNF)
  • Edisi (Oktober) 2009.
Syukur dan Doa di HUT XXVI GKNF (Oleh Pdt. DR. Stephanus Hartoyo)
Kirim Artikel ke www.gknf.blogger@gmail.com
 
ShoutMix chat widget
Image Hosting by PictureTrail.com
Image Hosting by PictureTrail.com
Image Hosting by PictureTrail.com Image Hosting by PictureTrail.com
Image Hosting by PictureTrail.com
Gembala Sidang Pdt. DR. Stephanus Hartoyo (0274) 4987582 / Hp. 08122735518
Pendeta Pembantu: (Associate Pastor) Pdt. DR. Johannis Siahaya (0274) 497044 / Hp. 0818263958 Pdt. Karel Siahaya, Th. M. Hp. 081343008461 Bakhoh Jatmiko, M. Th Hp. 08180278810
Secretariat Gereja : Drs. Sudarmo, MA (0274) 486775
Koord. Diakonia : Drs. Sigit D, M. Si (0274) 4396047 / Hp. 081328702412
Sie. Kematian : Suyatno Hp.081578744779
Sie. Demud/Alumni : Sonny P, SE Hp. 0817277345
Sie. Keluarga : Hadi Supaat, S.Th. (0274) 498463 / Hp. 081578873008
Sie. Musik & Liturgi : Johan S. T Hp. 085228027210
Ketua Kom. Anak & Remaja : Bakhoh Jatmiko, M.Th Hp. 08180278810
Ketua Kom. Wanita : Ibu. Suyatno Hp. 081578744779
Ketua Kom. Pemuda : Wendy P. Pasaribu Hp. 081392534830
Image Hosting by PictureTrail.com
Dunia dan Indonesia
Kedamaian dunia (Timur Tengah, Afrika dan Asia) Krisis ekonomi global (Korban PHK, kemiskinan dan Kriminalitas yang bertambah) Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (KPU dan Keamanandi setiap daerah) Yogyakarta (Tetap dalam perlindungan Tuhan, Sultan, Mahasiswa/i, Kampus) Usaha-usaha Peninjilan (Hamba-hamba Tuhan, lembaga Penginjilan Kristen)
GKN Filadelfia dan GKN Internasional
Pdt Hartoyo, P’yanes, P’Karel, P’Hadi, P’ Yanto, P’Bako. (Kel.pelayanan, kesehatan) Majelis dan Aktivitas gereja (Tetap semangat di dalam pelayanan) Program (Gereja dan Komisi) Jemaat Gereja (Keluarga, mahasiswa, lansia, alumni dan Pertumbuhan Iman Jemaat) GKN Internasional (Ketua-ketua umum, hamba-hamba Tuhan, Sekolah Theologia)
Doa Khusus
Rencana pengadaan AC di dalam gedung gereja Ibadah Misi tgl 14 Juni 2009
Bagi jemaat yang membutuhkan dukungan doa secara khusus dapat mengambil dan mengisi lembar doa yangtersedia dikotak doa
Image Hosting by PictureTrail.com